Sharing Session Post Grad Study for Medics

kagama sharing iconSharing Session Post Grad Study for Medics merupakan sebuah acara sharing pengalaman menuntut ilmu di luar negeri yang diadakan pada Sabtu, 17 Mei 2014. Bertempat di Auditorium Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, acara ini ramai didatangi tak hanya oleh mahasiswa tingkat akhir namun juga mahasiswa blok-blok awal. Post Graduate Study for Medics diprakarsai oleh sejumlah alumni Fakultas Kedokteran UGM yang telah menyelesaikan studi lanjutannya di luar negeri.

Mereka secara inisiatif mengadakan acara ini untuk menarik minat mahasiswa FK UGM melanjutkan studi ke luar negeri, melihat minimnya minat mahasiswa FK UGM saat ini untuk ‘belajar’ lagi ke luar negeri. “Kesempatan kuliah ke luar negeri dengan maupun tanpa beasiswa masih sangat terbuka lebar. Sayangnya, mahasiswa kedokteran baru menyadari hal ini ketika sudah berada di blok-blok akhir atau bahkan ketika sudah lulus.

Melalui acara ini kami ingin mahasiswa kedokteran UGM bukan menjadikan kuliah ke luar negeri sebagai alternatif pilihan ketika sudah lulus nanti, tapi sebagai tujuan yang telah diniatkan sejak awal” tegas dr. Ratri Wulandari yang merupakan ketua panitia sekaligus pembicara dalam acara PostGrad Study for Medics. dr. Ratri Wulandari menambahkan bahwa dirinya ingin agar anak-anak kedokteran seperti anak-anak teknik, yang sedari awal sudah menentukan untuk melanjutkan studi ke negara, universitas, dan program yang diminati. Dia menilai bahwa ketika kita telah memiliki tujuan yang jelas di awal, maka langkah selanjutnya akan lebih mudah. Kita dapat menyelidiki tujuan kita dalam waktu yang lumayan panjang sehingga tidak terburu-buru.

Selain itu, melanjutkan studi ke luar negeri juga terkesan rumit dan panjang bagi mahasiswa. Mengenai hal ini, diharapkan cerita-cerita dan pengalaman dari para pembicara yang kebanyakan merupakan senior dapat menginsipirasi sekaligus merubah mind set mahasiswa kedokteran. Acara diisi dengan berbagai cerita seputar pengalaman menuntut ilmu dan hidup di negara asing. Berbagai negara yang dipresentasikan antara lain yaitu Belanda oleh dr. Paranita Feronika, Sp.PA dan dr. Arina Prihesti, M. Sc; United Kingdom oleh dr. Ratri Wulandari, M.Sc; Jerman dan Norwegia oleh dr. Nandy Wilasto, M.Sc; Swedia oleh M. Fadjar Wibowo S.Ked; Amerika Serikat oleh dr. Ifta Choiriyah, M.Sc; Australia oleh I Made Andi Arsana, S.T., M.E., Ph.D; dan Jepang oleh dr. Nur Arfian, Ph.D.

Selain menyampaikan tips-tips mengenai alur mengikuti pendaftaran dan beasiswa sesuai universitas dan negara yang dituju, pembicara juga menyampaikan informasi mengenai urusan dokumen seperti visa dan passport; biaya hidup meliputi biaya makan, akomodasi, dan transportasi; serta kebiasaan masyarakat di berbagai negara yang dipresentasikan. Sharing Session PostGrad Study for Medics juga megundang perwakilan delegasi beasiswa Erasmus Mundus dan IELTS IDP Indonesia. Melalui kehadiran IELTS IDP Indonesia diharapkan para peserta akan memiliki bayangan dan pemahaman tentang IELTS test yang harus diambil untuk melanjutkan studi khususnya ke negara-negra Uni Eropa dan Australia. Di penghujung acara, panitia membagikan buku gratis dengan judul UGM Pelita Jalan Kami, Indonesia Kami Datang! kepada seluruh peserta. Buku tersebut merupakan kumpulan cerita inspiratif yang ditulis pemuda-pemudi Universitas Gadjah Mada dalam perjalanannya menuntut ilmu. (Reni/Reporter)